OK KALI INI SAYA AKAN MEMBERIKAN PERMASALAHAN YANG BARU YAAA
KALIAN BISA MELIHAT NYA LANGSUNG DI BAWAH
OK LANGSUNG SAJA KE TKP
Instalasi Harddisk Baru Ekstra Besar.
Permasalahan:
Harddisk 200 GB tidak terdeteksi baik di BIOS, apalagi Windows. Padahal, langkah pada tip ke Sistem Tidak Mengenali Harddisk Baru dan Harddisk Terdeteksi, namun Tidak Dapat Dioperasikan sudah dijalankan semua.
Solusi:
Seiring dengan waktu dan kemajuan teknologi yang ada, maka
produk massal harddisk berukuran besar sudah tersedia di pasar.
Dengan harga yang terbilang terjangkau. Inti masalah ada pada penggunaan metoda LBA (Logical Block Addressing) yang
digunakan. Permasalahan untuk hal di atas, biasanya disebabkan karena harddisk berukuran di atas 137 GB, menggunakan metoda LBA 48 bit.
Untuk itu, yang pertama perlu dilakukan adalah memastikan
apakah BIOS yang digunakan, sudah mendukung LBA 48 bit.
Sebagai contoh di sini adalah dengan menggunakan 48-bit LBA Test Program untuk Intel Application Accelerator
Cukup dengan menjalankan aplikasi sederhana 48lbachk.exe pada sistem.
Jika ternyata BIOS belum mendukung, maka diperlukan update BIOS. Perhatikan readme yang tersedia pada update BIOS. Pastikan update yang akan digunakan, dapat menyelesaikan masalah kompatibilitas harddisk LBA 48 bit.
Drive Optik
Perangkat yang satu ini mungkin sudah lama dijadikan andalan untuk urusan storage. Berikut mungkin beberapa masalah yang dapat terjadi
KALIAN BISA MELIHAT NYA LANGSUNG DI BAWAH
OK LANGSUNG SAJA KE TKP
Instalasi Harddisk Baru Ekstra Besar.
Permasalahan:
Harddisk 200 GB tidak terdeteksi baik di BIOS, apalagi Windows. Padahal, langkah pada tip ke Sistem Tidak Mengenali Harddisk Baru dan Harddisk Terdeteksi, namun Tidak Dapat Dioperasikan sudah dijalankan semua.
Solusi:
Seiring dengan waktu dan kemajuan teknologi yang ada, maka
produk massal harddisk berukuran besar sudah tersedia di pasar.
Dengan harga yang terbilang terjangkau. Inti masalah ada pada penggunaan metoda LBA (Logical Block Addressing) yang
digunakan. Permasalahan untuk hal di atas, biasanya disebabkan karena harddisk berukuran di atas 137 GB, menggunakan metoda LBA 48 bit.
Untuk itu, yang pertama perlu dilakukan adalah memastikan
apakah BIOS yang digunakan, sudah mendukung LBA 48 bit.
Sebagai contoh di sini adalah dengan menggunakan 48-bit LBA Test Program untuk Intel Application Accelerator
Cukup dengan menjalankan aplikasi sederhana 48lbachk.exe pada sistem.
Jika ternyata BIOS belum mendukung, maka diperlukan update BIOS. Perhatikan readme yang tersedia pada update BIOS. Pastikan update yang akan digunakan, dapat menyelesaikan masalah kompatibilitas harddisk LBA 48 bit.
Drive Optik
Perangkat yang satu ini mungkin sudah lama dijadikan andalan untuk urusan storage. Berikut mungkin beberapa masalah yang dapat terjadi
OK TERIMA KASIH TELAH MELIHAT BLOG SAYA SEMOGA BERMANFAAT
KALO ADA KATA KATA YANG SALAH DTANG NYA DARI SAYA DAN YANG BENAR DATANG NYA DARI TUHAN